Selasa, 08 Februari 2011

PENGGUNAAN INTERNET BERLEBIHAN PERTANDA DEPRESI

Menurut ilmuwan Inggris, orang yang melewatkan banyak waktu dengan berselancar di internet kemungkinan besar memperlihatkan tanda-tanda depresi.

Namun, tidak jelas apakah internet menyebabkan depresi atau orang-orang yang depresi tertarik ke internet. Psikolog dari Universitas Leeds menemukan hal yang menurut mereka bukti "mencolok". Sebagian pengguna yang getol menjelajahi internet terkena kebiasaan internet kompulsif . Mereka mengganti interaksi sosial dalam kehidupan nyata dengan ruang chat di dunia maya dan situs jejaring sosial.

"Kajian ini memperkuat spekulasi publik bahwa panggunaan berlebihan situs-situs internet yang berfungsi menggantikan fungsi sosial normal mungkin berhubungan dengan penyakit-penyakit psikologis seperti depresi dan kecanduan," kata penulis utama kajian itu, Catriona Morrison, dalam jurnal psycopathology.

"Kecanduan berselancar bisa mengakibatkan sebuah dampak serius pada kesehatan jiwa," katanya.

Para periset menganalisis penggunaan internet dan tingkat depresi terhadap 1.319 orang di Inggris yang
berusia 16 hingga 51 tahun. Dari jumlah itu, sebanyak 1,2 persen masuk dalam kategori "kecanduan".

"Para pecandu internet itu  melewatkan lebih banyak waktu melihat situs seks, situs judi, dan komunitas," kata Morrison. Mereka juga memiliki tingkat depresi sedang sampai parah yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengguna normal. Namun, tidak diketahui apakah orang depresi tertarik dengan internet atau internet menyebabkan depresi.

Dikutip dari kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar