Sabtu, 02 April 2011

TANGIS DI AWAL APRIL

Di awal bulan April, ketika aku selesai menunaikan shalat Maghrib, aku mendengar suara anak kecil yang sedang menangis keras. Cukup lama tangisan anak itu aku dengar. Aku tidak tahu, apa penyebab dari tangisan itu.

aku menghampiri anak kecil itu. Lalu ketika aku telah berada di hadapnya, suasana pun berubah. Aku panik dan kebingungan, ternyata tidak hanya anak kecil itu yang menangis tetapi juga kakak perempuan dan ibunya yang berusaha tegar sambil mengusap air mata karena melihat apa yang telah terjadi.

Hati ku tersentuh, tiba-tiba air mata ku pun menetes perlahan-lahan. Karena pria yang tadi menyapa ku sekitar jam 4 sore kini telah terbaring tanpa nafas. Wajahnya yang pucat membuat tubuh ku lemah.

Anak kecil itu belum berhenti menangisi kepergian ayahnya. Begitu berat cobaan yang harus dihadapi oleh anak kecil itu. Karena harus ditinggalkan oleh ayahnya yang wafat setelah mengambil air wudhu ketika hendak shalat Maghrib.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar