Rabu, 10 April 2013

WANITA

Kau digelar sebagai penyeri dunia Hadirmu melengkap hubungan manusia Bukan sahaja dirindui yang biasa Malah Adam turut sunyi tanpa Hawa Akalmu senipis bilahan rambut Tebalkanlah ia dengan limpahan ilmu Jua hatimu bak kaca yang rapuh Kuatkanlah ia dengan iman yang teguh Tercipta engkau dari rusuk lelaki Bukan dari kaki untuk dialasi Bukan dari kepala untuk dijunjung Tapi dekat di bahu untuk dilindung Dekat jua di hati untuk dikasihi Engkaulah wanita hiasan duniawi Mana mungkin lahirnya bayangan yang lurus elok Jika datangnya dari kayu yang bengkok Begitulah peribadi yang dibentuk Didiklah wanita dengan keimanan Bukannya harta ataupun pujian Kelak tidak derita mengharap pada yang binasa Engkaulah wanita istimewa Sedarilah insan istimewa Bahawa kelembutan bukan kelemahan Bukan jua penghinaan dari Tuhan Bahkan sebagai hiasan kecantikan ...

MENCINTAI

Mencintai itu ibarat menggenggam sebuah pisau ditangan, ia akan membuat kita terluka ketika kita menggenggamnya terlalu erat. Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang,bukan­­ karena orang itu berhenti mencintai kita, atau karena ia tidak memperdulikan kita lagi,melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu akan lebih bahagia apabila kita melepasnya. Tetapi, apabila kita benar-benar tulus mencintai seseorang, jangan dengan mudah kita melepaskannya. Cintai seseorang tanpa melihat, tanpa mendengar dengan setulus hati dan seutuhnya rasa yang kita miliki Sebab bila mencinta dengan pandangan disaat ia buyar bisa saja cinta itu pupus. Bila mencintai dengan pendengaran, dis­aat tak terdengar lagi bisa saja cinta itu hilang. Mencintai seseorang bukan apa-apa, jangan terlalu berharap akan balasannya. Dicintai seseorang adalah sesuatu yang bisa menjadi berkah dan bisa juga menjadi fitnah. Dicintai oleh orang yang kita cintai sangatlah berarti, maka syukuri dan nikmati. Tetapi dicintai Sang Maha Pencipta adalah segala-galanya, karena segala macam cinta ada dalam genggaman-Nya ..

POTRET LELAKI SEJATI

Lelaki sejati tidaklah di ukur dari seberapa banyak ia telah menaklukan hati wanita. Tidak pula di ukur dari seberapa banyak wanita dalam hidupnya. Dan tidak pula di ukur dari seberapa banyak wanita yang berusaha memperebutkannya. Akan tetapi ia adalah seorang lelaki....... Yang mampu menolak cinta banyak wanita hanya demi seorang wanita yang dicintainya. Yang mampu meneguhkan hatinya hanya demi seorang wanita yang dicintainya. Yang mampu memuliakan dan menjaga hati seorang wanita yang dicintainya. Ketika ia telah berketetapan hati untuk menjatuhkan pilihan kepada seorang wanita, Maka dialah satu-satunya wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya,yang akan selalu disayanginya sampai ajal memisahkan mereka...