Jika Anda peka dan mampu menyadari, sesungguhnya di sekitar kita telah terjadi alunan musik yang mengalir tanpa kita memutar sebuah instrumen yang memuat beberapa lantunan nada-nada indah menjadi rangkuman sebuah lagu. Ya, alam semesta telah menyuguhkan lantunan musik indah, misalnya gemuruh ombak di pantai, rintik hujan, kicauan burung, dan masih banyak suara lain yang akan membuat suasana jiwa menjadi teduh.
Sudah banyak penelitian yang memaparkan bahwa musik, khususnya musik klasik dapat meningkatkan Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Intelegensi. Musik klasik dengan irama dan nada-nada teratur akan meningkatkan kedisiplinan anak dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Musisi dan pendidik, Grace Sudargo mengungkapkan, dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia dan berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter dan raga.
Dalam suatu ceramah musik, Ev. Andreas Christanday menerangkan 3 komponen penting musik yakni, beat yang mempengaruhi tubuh, ritme yang mempengaruhi jiwa, sedangkan harmoni mempengaruhi roh. Pernahkah kita melihat konser rock dengan penonton yang kalem? Tentu tidak, ada dorongan dalam beat musik ini yang memacu mereka untuk mengikuti irama entah itu melompat, berteriak atau berjingkrak-jingkrak. Walaupun tubuh mungkin lelah untuk mengikuti temponya, namun penonton tidak akan berhenti bergerak begitu saja. Di beberapa rumah sakit juga diputarkan lagu tertentu untuk memotivasi pasien. Pada saat operasi caesar, sejumlah rumah sakit akan memutarkan lagu tertentu agar kondisi jiwa ibu lebih tenang dan siap saat melakukan operasi.
Musik bisa menjadi pertolongan pertama saat galau. Belum tentu Anda menemukan teman cerita yang tepat untuk menumpahkan perasaan, saat itu siapkan musik dengan tema dan irama sesuai, tanpa berlama-lama tejebak dengan suasana “dramatis”, Anda bisa segera “berbalik” dengan memutar musik ceria yang dapat memotivasi Anda untuk segera bangkit dari kesedihan. Seorang psikolog menuturkan, “jika Anda merasa ada yang berat dengan hari ini, cobalah untuk memeriksa kembali. Barangkali Anda belum bernyanyi atau mendengarkan musik.
Itu hanya sedikit dari kegunaan musik. Anda bisa langsung mencobanya dengan atau tanpa instrumen yang bersangkutan. Bersenandung dan bernyanyi saja dapat mewakili perasaan Anda dan membuat hari-hari menjadi semakin berwarna, selamat mencoba.
Senin, 27 Februari 2012
CARA USIR BAD MOOD
Apakah Anda sering merasa bad mood? Konsumsilah pete. Mood dikendalikan oleh sistem kerja otak. Kemampuan kerja otak dipengaruhi oleh masukan zat gizi yang diperlukan. Aneka zat gizi itu harus dipasok secara berimbang dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Salah satu zat gizi yang berperan memperbaiki mood adalah triptofan (suatu asam amino esensial) yang dikandung oleh pete.
Pete juga kaya karohidrat. Kandungan karbohidrat dalam pete mengandung tiga unsur utama, yakni sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Kombinasi ketiganya bermanfaat sebagai energy booster, memberikan dorongan tenaga instan, tetapi cukup lama dan cukup besar efeknya. Jadi, sebelum melakukan kegiatan yang menguras energi, makan pete sangat bermanfaat sebagai tambahan tenaga.
Dibanding apel, pete punya protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Pete merupakan sumber energi yang baik, yakni 142 kkal per 100 g biji.
Beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan memakan pete yang dihimpun dari berbagai sumber, antara lain:
* Depresi
Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat kita jadi relax.
* PMS (premenstrual syndrome)
Jika ‘tamu’ datang, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.
* Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
* Tekanan darah tinggi
FDA Amerika mengizinkan perkebunan petai untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan petai untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.
* Kemampuan otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Luar biasa.
* Obat mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Wow eksotis.
* Mual di pagi hari
Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.
* Seasonal Affective Disorder (penyakit emosional yang kacau)
Pete dapat membranous penderita SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.
* Merokok
Vitamin B6, B12, kalium, dan magnesium yang dikandungnya, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin. Makan pete jika ingin berhenti merokok.
Itulah beberapa penyakit yang dapat diakali dengan pete. Masih banyak lagi penyakit lain yang dapat terusir olehnya yang tidak dituliskan disini. Mahluk yang satu ini memang lengkap. Selain dapat mengusir orang dengan baunya yang khas, pete juga jago dalam mengusir penyakit. Let’s try pete at home
Pete juga kaya karohidrat. Kandungan karbohidrat dalam pete mengandung tiga unsur utama, yakni sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Kombinasi ketiganya bermanfaat sebagai energy booster, memberikan dorongan tenaga instan, tetapi cukup lama dan cukup besar efeknya. Jadi, sebelum melakukan kegiatan yang menguras energi, makan pete sangat bermanfaat sebagai tambahan tenaga.
Dibanding apel, pete punya protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Pete merupakan sumber energi yang baik, yakni 142 kkal per 100 g biji.
Beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan memakan pete yang dihimpun dari berbagai sumber, antara lain:
* Depresi
Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat kita jadi relax.
* PMS (premenstrual syndrome)
Jika ‘tamu’ datang, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.
* Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
* Tekanan darah tinggi
FDA Amerika mengizinkan perkebunan petai untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan petai untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.
* Kemampuan otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Luar biasa.
* Obat mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Wow eksotis.
* Mual di pagi hari
Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.
* Seasonal Affective Disorder (penyakit emosional yang kacau)
Pete dapat membranous penderita SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.
* Merokok
Vitamin B6, B12, kalium, dan magnesium yang dikandungnya, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin. Makan pete jika ingin berhenti merokok.
Itulah beberapa penyakit yang dapat diakali dengan pete. Masih banyak lagi penyakit lain yang dapat terusir olehnya yang tidak dituliskan disini. Mahluk yang satu ini memang lengkap. Selain dapat mengusir orang dengan baunya yang khas, pete juga jago dalam mengusir penyakit. Let’s try pete at home
Jumat, 17 Februari 2012
L'arc En Ciel - Hitomi No Jyuunin
kazoe kirenai demo sukoshi no saigetsu wa nagare
ittai kimi no koto wo
dore kurai wakatteru no kana
yubisaki de chizu tadoru youni wa
umaku ikanai ne
kizuite iru yo fuan sou na kao
kakushiteru kurai
isogi ashi no ashita e to teikou suru youni
kakemawatte ite mo fushigi na kurai
kono mune wa kimi wo egaku yo
miagereba kagayaki wa iro asezu afurete ita
donna toki mo terashiteru
ano taiyou no youni nareta nara
mou sukoshi dake kimi no nioi ni
dakarete ita ina
soto no kuuki ni kubiwa wo hikare
boku wa sei wo muketa
shiroku nijin da
tameiki ni shirasareru toki wo
kurikaeshi nagara futo omou no sa
naze boku wa koko ni irun darou
soba ni ite zutto kimi no egao wo
mitsumete itai
utsuri yuku shunkan wo sono
hitomi ni sunde itai
doko made mo odayakana shikisai ni irodorareta
hitotsu no fuukeiga no naka
yorisou you ni toki wo tomete hoshii eien ni
soba ni ite zutto kimi no egao wo
mistsumete itai
utsuri yuku shunkan wo so no hitomi ni sunde itai
itsuno hi ka azayakana kisetsu e to
tsuredasetara
yuki no youni sora ni saku hana no moto e hana no moto e
ittai kimi no koto wo
dore kurai wakatteru no kana
yubisaki de chizu tadoru youni wa
umaku ikanai ne
kizuite iru yo fuan sou na kao
kakushiteru kurai
isogi ashi no ashita e to teikou suru youni
kakemawatte ite mo fushigi na kurai
kono mune wa kimi wo egaku yo
miagereba kagayaki wa iro asezu afurete ita
donna toki mo terashiteru
ano taiyou no youni nareta nara
mou sukoshi dake kimi no nioi ni
dakarete ita ina
soto no kuuki ni kubiwa wo hikare
boku wa sei wo muketa
shiroku nijin da
tameiki ni shirasareru toki wo
kurikaeshi nagara futo omou no sa
naze boku wa koko ni irun darou
soba ni ite zutto kimi no egao wo
mitsumete itai
utsuri yuku shunkan wo sono
hitomi ni sunde itai
doko made mo odayakana shikisai ni irodorareta
hitotsu no fuukeiga no naka
yorisou you ni toki wo tomete hoshii eien ni
soba ni ite zutto kimi no egao wo
mistsumete itai
utsuri yuku shunkan wo so no hitomi ni sunde itai
itsuno hi ka azayakana kisetsu e to
tsuredasetara
yuki no youni sora ni saku hana no moto e hana no moto e
L'arc en Ciel - Honey
zutto nagameteita
tooku osanai koro kara
ima mo iroaseta sono keshiki wa
masshiro na kabe ni kazatte aru
kawaita kaze o karamase
anata o tsureteku nosa
honey so sweet kagirinai yume o
kono ryoote ni tsukande
korokatte yuku michi de
sukoshi ikareta dakesa
fukai itami wa torenaikedo
sonna sabishii me o shinaide
kawaita kaze o karamase
anata o tsureteku nosa
honey so sweet shinjite hoshii
kono sekai ga uso demo
I want to fly waiting for sunrise
itsudemo itsudemo
amai amai egao ni toketeitai
ummei ga boku o tsukande
atari wa kasundeku kedo
fusaganaide kikoeru daroo
ano basho ga yonderu
kawaita kaze o karamase
anata o tsureteku no sa
honey so sweet kagirinai yume o
kono ryoote ni tsukande
I want to fly waiting for sunrise
I want to fly waiting for sunrise
tooku osanai koro kara
ima mo iroaseta sono keshiki wa
masshiro na kabe ni kazatte aru
kawaita kaze o karamase
anata o tsureteku nosa
honey so sweet kagirinai yume o
kono ryoote ni tsukande
korokatte yuku michi de
sukoshi ikareta dakesa
fukai itami wa torenaikedo
sonna sabishii me o shinaide
kawaita kaze o karamase
anata o tsureteku nosa
honey so sweet shinjite hoshii
kono sekai ga uso demo
I want to fly waiting for sunrise
itsudemo itsudemo
amai amai egao ni toketeitai
ummei ga boku o tsukande
atari wa kasundeku kedo
fusaganaide kikoeru daroo
ano basho ga yonderu
kawaita kaze o karamase
anata o tsureteku no sa
honey so sweet kagirinai yume o
kono ryoote ni tsukande
I want to fly waiting for sunrise
I want to fly waiting for sunrise
L'arc en Ciel - Lose Control
I lose control togireta kokoro
sotto kaze ni sarawarete boku wa ten wo aogu
I lose control fusagareteyuku
anata sae kizukazu ni kowashiteshimaisou
Good-morning Mr, Fear
Kakusei sareta no wa nakushiteta kizuato
kono karada ga ubawareteku
yakitsukusu taiyou kage wo kuroku someru
mou tomaranai hanasanai de
I lose control haru meku toki ni
mada osanai hitomi wa shuumaku wo osoreta
I lose control hirahira ukabu
chouchou wa tsukamaerare haritsukerareteta ne
Good-morning Mr. Fear
kakusei sareta no wa nakushiteta kizuato
osaerarenai kono ude sae
yakitsukusu taiyou kage wo kuroku someru
sou kizukeba waratteita
I died then my instinct was born
sotto kaze ni sarawarete boku wa ten wo aogu
I lose control fusagareteyuku
anata sae kizukazu ni kowashiteshimaisou
Good-morning Mr, Fear
Kakusei sareta no wa nakushiteta kizuato
kono karada ga ubawareteku
yakitsukusu taiyou kage wo kuroku someru
mou tomaranai hanasanai de
I lose control haru meku toki ni
mada osanai hitomi wa shuumaku wo osoreta
I lose control hirahira ukabu
chouchou wa tsukamaerare haritsukerareteta ne
Good-morning Mr. Fear
kakusei sareta no wa nakushiteta kizuato
osaerarenai kono ude sae
yakitsukusu taiyou kage wo kuroku someru
sou kizukeba waratteita
I died then my instinct was born
Jumat, 10 Februari 2012
SEJARAH TIM SAD ( SOCIEDAD ANOMINA DEVORTIVO ) INDONESIA
SAD Indonesia Adalah nama kumpulan pemain sepak bola Indonesia usia 17 tahun ke bawah yang berguru di Uruguay, Amerika Selatan. SAD singkatan dari Sociedad AnĂ³nima Deportiva yang secara harfiah berarti "korporasi olahraga". Mereka saat ini sudah menjalani empat tahun kompetisi di Liga Uruguay Tim inikabarnya menelan dana Rp12,5 milliar per tahunnya.
Anak-anak itu akan b...erlatih di bawah bimbingan pelatih asal Uruguay Cesar Payovich dan asistennya Jorge Anon. Materi timini diambil dari mayoritas pemain Timnas U-16 yang mengikuti babak kualifikasi Piala Asia U-16. Mereka sudah memulai mengikuti kompetisi Liga Uruguay U-17 (Quinta Division) 2008. Pada bulan November 2009 mereka pulang ke Indonesia untuk bertanding di kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. Tapi sayang mereka gagal mewujudkan ambisi lolos keputaran final Piala Asia U-19, setelah hanya mampu menempati urutan ke-3 dari hasil 2 kemenangan, 1 seri dan 2 kali kalah.
Dan dari Tim ini banyak menghasilkan pemain-pemain berbakat diantaranya :
1. Syamsir Alam
Musim Lalu dia memperkuat salahsatu klub elit uruguay, CA Penarol dan Musim ini dia memperkuat klub Belgia, CS Vise.
2. Muhammad Zaenal Haq
Musim Lalu dia bermain bersama Syamsir Alam di CA Penarol dan musim ini kontraknya diperpanjang oleh CA Penarol.
3. Yandi Sofyan Munawar
Musim ini dia bermain di Klub Belgia, CS Vise. Yandi adalah Adik Kandung dari mantan Pemain timnas Zaenal Arif.
4. Yericho Chritiantoko
Musim ini dia brmain diklub Belgia, CS Vise. Dan Yericho Juga Pernah di sebut oleh Pencari Bakat Uruguay Sebagai 'The Next Roberto Carlos'.
5. Alvint Ismail Tuassalamony
Musim ini dia brmain di Belgia, CS Vise dan dipertandingan Terakhir Vise dia berhasil Mencetak Goal Perdananya di Liga Belgia.
6. Abdurachman Lestaluhu
Musim ini dia akan bermain di Liga Uruguay bersama klub CA Penarol.
7. Manahati Lestusen
Musim ini dia akan Bermain di Liga Uruguay bersama CA Penarol.
8. Tri Windu Anggono
Dia Pernah mendapatkan Penghargaan dari PSSI-nya Uruguay Sebagai Kiper Terbaik Liga Uruguay U-17
Anak-anak itu akan b...erlatih di bawah bimbingan pelatih asal Uruguay Cesar Payovich dan asistennya Jorge Anon. Materi timini diambil dari mayoritas pemain Timnas U-16 yang mengikuti babak kualifikasi Piala Asia U-16. Mereka sudah memulai mengikuti kompetisi Liga Uruguay U-17 (Quinta Division) 2008. Pada bulan November 2009 mereka pulang ke Indonesia untuk bertanding di kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. Tapi sayang mereka gagal mewujudkan ambisi lolos keputaran final Piala Asia U-19, setelah hanya mampu menempati urutan ke-3 dari hasil 2 kemenangan, 1 seri dan 2 kali kalah.
Dan dari Tim ini banyak menghasilkan pemain-pemain berbakat diantaranya :
1. Syamsir Alam
Musim Lalu dia memperkuat salahsatu klub elit uruguay, CA Penarol dan Musim ini dia memperkuat klub Belgia, CS Vise.
2. Muhammad Zaenal Haq
Musim Lalu dia bermain bersama Syamsir Alam di CA Penarol dan musim ini kontraknya diperpanjang oleh CA Penarol.
3. Yandi Sofyan Munawar
Musim ini dia bermain di Klub Belgia, CS Vise. Yandi adalah Adik Kandung dari mantan Pemain timnas Zaenal Arif.
4. Yericho Chritiantoko
Musim ini dia brmain diklub Belgia, CS Vise. Dan Yericho Juga Pernah di sebut oleh Pencari Bakat Uruguay Sebagai 'The Next Roberto Carlos'.
5. Alvint Ismail Tuassalamony
Musim ini dia brmain di Belgia, CS Vise dan dipertandingan Terakhir Vise dia berhasil Mencetak Goal Perdananya di Liga Belgia.
6. Abdurachman Lestaluhu
Musim ini dia akan bermain di Liga Uruguay bersama klub CA Penarol.
7. Manahati Lestusen
Musim ini dia akan Bermain di Liga Uruguay bersama CA Penarol.
8. Tri Windu Anggono
Dia Pernah mendapatkan Penghargaan dari PSSI-nya Uruguay Sebagai Kiper Terbaik Liga Uruguay U-17
SEJARAH PERMUSUHAN THE JAK & VIKING
Banyak yang tidak tahu dan bertanya, bagaimana sebenarnya permusuhan Viking dengan the jak bermula. Mengapa timbul rasa benci dalam benak masing-masing dari mereka. Hingga kini, keduanya masih saja berseteru. Bahkan semakin meruncing.
Penyebabnya sepele, rasa iri. Iri hati dan sirik inilah yang membuat keduanya bermusuhan. Rentang waktu 1985 hingga 1995 adalah masa keemasan Persib. Sementara Viking yang berdiri tahun 1993 begitu setia mendukung klub kebanggaan warga Jawa Barat itu. Dimanapun Persib bermain, disana pasti ada Viking. Termasuk jika bermain di Jakarta. Semua menjadi lautan biru.
Inilah yang membuat anak muda Ibukota iri. Selain kejayaan Persib kala itu, kesetiaan Viking membuat hati mereka panas. Saat itu muda-mudi betawi baru mampu membentuk kolompok kecil bernama Persija Fans Club. Walaupun begitu, kebesar kepalaan mereka sudah sangat menjadi. Hingga terjadilah insiden di stadion Menteng. Saat Persija menjamu Maung Bandung pada Liga Indonesia ke-2. Viking membirukan Ibu Kota dengan sekitar 9000 anggotanya. Sementara Persija Fans Club hanya berjumlah tak lebih dari 1000 orang. Rupanya bocah betawi tak rela kandangnya dikuasai suporter kota lain. Mereka pun membuat ulah. Seakan lupa jumlah mereka tak lebih dari 10% anak-anak Bandung. Hingga akhirnya, mereka mendapatkan akibatnya. Dengan kuantitas yang hanya satu tribun VIP, lemparan batu diarahkan Viking pada lokasi mereka menonton. Dan itu dilakukan Viking di Jakarta. Hal yang tidak berani dilakukan bocah Jakarta di Kota Kembang.
Singkat cerita, pada tahun 1997, pemuda Ibukota ikut-ikutan membentuk perkumpulan supporter. Mereka menamakannya The Jak Mania. Kebodohan The Jak terekspos keseluruh negeri ketika mereka tak berdaya menghadapi Viking dalam kuis Siapa Berani. Kuis yang menguji wawasan dan kemampuan berpikir. Itu merupakan edisi khusus kuis Siapa Berani, edisi suporter sepak bola. Menghadirkan Viking, The Jak, Pasoepati, Aremania, dan ASI (Asosiasi Suporter Indonesia). Pemenangnya, Viking. Perwakilan Viking berhasil melewati babak bonus dan berhak atas uang tunai Rp.10 juta. Seperti biasanya, rasa iri dari The Jak muncul. Malu dikalahkan di kotanya sendiri, ketua The Jak saat itu, Ferry Indra Syarif memukul Ali, seorang Vikers yang menjadi pemenang kuis. Sungguh perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang ketua. Ketuanya saja begitu, apalagi anak buahnya?
Kejadian itu terjadi di kantin Indosiar, ketika dilangsungkannya acara pemberian hadiah. Kontan keributan sempat terjadi, namun berhasil diatasi. Kesirikan The Jak tak sampai disitu. Mereka menghadang rombongan Viking dalam perjalanan pulang menuju Bandung, tepatnya di pintu Tol Tomang. Anak-anak Bandung yang berjumlah 60 orang pulang dengan menggunakan dua mobil Mitsubishi Colt milik Indosiar dan satu mobil Dalmas milik kepolisian. Ketiga mobil ini dihadang sebuah Carry abu-abu. Dua lolos, namun naas bagi salah satu Mitsubishi Colt yang ditumpangi para anggota Viking. Mobil itu terperangkap gerombolan the jak. Kontan, mobil dirusak, Viking disiksa, dan uang para pendukung pangeran biru itu pun dijarah. Termasuk handphone dan dompet mereka. Tercatat sembilan anggota Viking mengalami luka-luka. Tiga diantaranya terluka parah. Namun sayang, pihak kepolisian lamban dalam menyelesaikan kasus ini. Termasuk dalam menangkap 'oknum' The Jak yang merampok dan menganiaya anggota Viking Persib Club.
Hingga saat ini perseteruan kedua kelompok supporter itu masih terus berlanjut. Viking, yang memiliki anggota terbanyak di Indonesia, memiliki kreatifitas tinggi, terbukti dengan julukan “Bandung kota mode, musik, dan seniman” (bahkan The Jak pun belanja ke Bandung), dengan The Jak yang memiliki title kota Ibu Kota. Entah kapan ini berakhir.
Menarik sekali membahas pertemuan Persib dan Persija karena dua klub ini merupakan dua klub legendaris dan memiliki sejarah besar sejak zaman Perserikatan dulu. Aroma klasik dan dendam selalu mewarnai pertandingan ini. Mungkin tensi pertandingan ini setara dengan Inter vs Juventus di Serie-A atau Barcelona vs Real Madrid di La Liga.
Berbicara tentang klub, tentu tak lepas dari suporter. Ini yang cukup menarik. The Jak dan Viking sejak dulu selalu berseteru di dalam dan luar lapangan. Teror kepada pemain Persib dan Persija selalu terjadi setiap kedua tim itu bermain di Bandung ataupun Jakarta. Bentrokan antar kedua kubu acapkali terjadi. Hmmm, Apakah hanya Viking musuh The Jak? Ternyata bukan hanya Viking yang membenci The Jak. Bonek, La Viola, Kabomania, bahkan North Jak yang sekota dengan The Jak pun sangat membenci suporter oranye itu. Bisa dibilang musuh The Jak sahabat Viking, sahabat The Jak berarti musuhnya Viking. Ditambah lagi ada film Romeo-Juliet yang kontroversial justru memperparah permusuhan The Jak dan Viking. Patutkah Kebencian Ini terus ada? Rasanya memang susah menghapuskan luka dan dendam yang sudah ada. Memang permusuhan itu harus tetap ada tapi hanya sebatas di lapangan.
Penyebabnya sepele, rasa iri. Iri hati dan sirik inilah yang membuat keduanya bermusuhan. Rentang waktu 1985 hingga 1995 adalah masa keemasan Persib. Sementara Viking yang berdiri tahun 1993 begitu setia mendukung klub kebanggaan warga Jawa Barat itu. Dimanapun Persib bermain, disana pasti ada Viking. Termasuk jika bermain di Jakarta. Semua menjadi lautan biru.
Inilah yang membuat anak muda Ibukota iri. Selain kejayaan Persib kala itu, kesetiaan Viking membuat hati mereka panas. Saat itu muda-mudi betawi baru mampu membentuk kolompok kecil bernama Persija Fans Club. Walaupun begitu, kebesar kepalaan mereka sudah sangat menjadi. Hingga terjadilah insiden di stadion Menteng. Saat Persija menjamu Maung Bandung pada Liga Indonesia ke-2. Viking membirukan Ibu Kota dengan sekitar 9000 anggotanya. Sementara Persija Fans Club hanya berjumlah tak lebih dari 1000 orang. Rupanya bocah betawi tak rela kandangnya dikuasai suporter kota lain. Mereka pun membuat ulah. Seakan lupa jumlah mereka tak lebih dari 10% anak-anak Bandung. Hingga akhirnya, mereka mendapatkan akibatnya. Dengan kuantitas yang hanya satu tribun VIP, lemparan batu diarahkan Viking pada lokasi mereka menonton. Dan itu dilakukan Viking di Jakarta. Hal yang tidak berani dilakukan bocah Jakarta di Kota Kembang.
Singkat cerita, pada tahun 1997, pemuda Ibukota ikut-ikutan membentuk perkumpulan supporter. Mereka menamakannya The Jak Mania. Kebodohan The Jak terekspos keseluruh negeri ketika mereka tak berdaya menghadapi Viking dalam kuis Siapa Berani. Kuis yang menguji wawasan dan kemampuan berpikir. Itu merupakan edisi khusus kuis Siapa Berani, edisi suporter sepak bola. Menghadirkan Viking, The Jak, Pasoepati, Aremania, dan ASI (Asosiasi Suporter Indonesia). Pemenangnya, Viking. Perwakilan Viking berhasil melewati babak bonus dan berhak atas uang tunai Rp.10 juta. Seperti biasanya, rasa iri dari The Jak muncul. Malu dikalahkan di kotanya sendiri, ketua The Jak saat itu, Ferry Indra Syarif memukul Ali, seorang Vikers yang menjadi pemenang kuis. Sungguh perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang ketua. Ketuanya saja begitu, apalagi anak buahnya?
Kejadian itu terjadi di kantin Indosiar, ketika dilangsungkannya acara pemberian hadiah. Kontan keributan sempat terjadi, namun berhasil diatasi. Kesirikan The Jak tak sampai disitu. Mereka menghadang rombongan Viking dalam perjalanan pulang menuju Bandung, tepatnya di pintu Tol Tomang. Anak-anak Bandung yang berjumlah 60 orang pulang dengan menggunakan dua mobil Mitsubishi Colt milik Indosiar dan satu mobil Dalmas milik kepolisian. Ketiga mobil ini dihadang sebuah Carry abu-abu. Dua lolos, namun naas bagi salah satu Mitsubishi Colt yang ditumpangi para anggota Viking. Mobil itu terperangkap gerombolan the jak. Kontan, mobil dirusak, Viking disiksa, dan uang para pendukung pangeran biru itu pun dijarah. Termasuk handphone dan dompet mereka. Tercatat sembilan anggota Viking mengalami luka-luka. Tiga diantaranya terluka parah. Namun sayang, pihak kepolisian lamban dalam menyelesaikan kasus ini. Termasuk dalam menangkap 'oknum' The Jak yang merampok dan menganiaya anggota Viking Persib Club.
Hingga saat ini perseteruan kedua kelompok supporter itu masih terus berlanjut. Viking, yang memiliki anggota terbanyak di Indonesia, memiliki kreatifitas tinggi, terbukti dengan julukan “Bandung kota mode, musik, dan seniman” (bahkan The Jak pun belanja ke Bandung), dengan The Jak yang memiliki title kota Ibu Kota. Entah kapan ini berakhir.
Menarik sekali membahas pertemuan Persib dan Persija karena dua klub ini merupakan dua klub legendaris dan memiliki sejarah besar sejak zaman Perserikatan dulu. Aroma klasik dan dendam selalu mewarnai pertandingan ini. Mungkin tensi pertandingan ini setara dengan Inter vs Juventus di Serie-A atau Barcelona vs Real Madrid di La Liga.
Berbicara tentang klub, tentu tak lepas dari suporter. Ini yang cukup menarik. The Jak dan Viking sejak dulu selalu berseteru di dalam dan luar lapangan. Teror kepada pemain Persib dan Persija selalu terjadi setiap kedua tim itu bermain di Bandung ataupun Jakarta. Bentrokan antar kedua kubu acapkali terjadi. Hmmm, Apakah hanya Viking musuh The Jak? Ternyata bukan hanya Viking yang membenci The Jak. Bonek, La Viola, Kabomania, bahkan North Jak yang sekota dengan The Jak pun sangat membenci suporter oranye itu. Bisa dibilang musuh The Jak sahabat Viking, sahabat The Jak berarti musuhnya Viking. Ditambah lagi ada film Romeo-Juliet yang kontroversial justru memperparah permusuhan The Jak dan Viking. Patutkah Kebencian Ini terus ada? Rasanya memang susah menghapuskan luka dan dendam yang sudah ada. Memang permusuhan itu harus tetap ada tapi hanya sebatas di lapangan.
Langganan:
Postingan (Atom)